Jenis dan Macam - Macam Versi Android Terbaru

Android sendiri merupakan sistem operasi yang berbasis linux yang terlihat dari kernelnya, dan dibuat khusus untuk telepon selular pada awalnya. Berikut ini rangkaian versi android dari yang awal sampai yang terbaru sampai saat ini banyak dipakai :

1. Android versi 1.0 Beta


Android Beta, pertama kali di rilis tanggal 5, November, 2007, dan versi SDK (Software developer Kit) beta di rilis tanggal 12, November di tahun yang sama.

2. Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

3. Android versi 1.5 (Cupcake)


Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

4. Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

5. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

6. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

7. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

8. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

9. Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

10. Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

11. Android versi 4.2 (Jelly Bean)
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.
 

7 Kelebihan Android Vs iPhone


 Tidak bisa dipungkiri, Android dan iPhone merupakan platform ponsel pintar paling populer saat ini. Platform mobile lain, seperti Windows Phone dan BlackBerry, masih tertinggal cukup jauh untuk sekadar mendekati jumlah pangsa pasar keduanya.

Tentu, baik Android maupun iPhone, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, ada beberapa fitur yang dimiliki Android yang hingga saat ini masih belum ada di iPhone.

Apa saja? Berikut 7 fitur eksklusif yang hanya ada di Android, seperti dikutip dari Business Insider.

1. Layar yang lebih besar

Salah satu hal yang menjadi pembeda antara Android dan iPhone adalah pihak yang mengembangkan perangkat. Hanya Apple sendiri yang mengembangkan iPhone, sedangkan Android tampak seperti proyek "keroyokan" semua vendor.

Hal tersebut tentu mendatangkan keuntungan bagi Android dari sisi desain perangkat. Dengan begitu banyaknya vendor yang mengembangkan perangkat berbasis Android, akan semakin banyak pula model-model ponsel Android yang dilahirkan.

Ponsel-ponsel ini pun akhirnya hadir dalam berbagai ukuran layar. Ponsel berbasis Android memiliki ukuran layar yang variatif, antara 3 inci hingga 7 inci. Sebagian besar perangkat Android sudah dirilis dengan bentang layar lebih dari 4 inci.

Sementara itu, iPhone hingga saat ini hanya memiliki dua ukuran layar, yaitu 3,5 inci (iPhone generasi pertama hingga 4S) dan 4 inci (iPhone 5).

Untuk urusan layar, Android memang bisa menyombongkan diri dengan mengatakan, "Perangkat-perangkat kami memiliki layar dengan ukuran lebih besar dari iPhone".

2. Dukungan terhadap kartu SD

Hanya ada empat kapasitas yang tersedia untuk perangkat iPhone, yaitu 8, 16, 32, dan 64 GB. Keempat kapasitas tersebut adalah harga mati karena iPhone tidak menyediakan slot kartu SD. Artinya, pengguna tidak bisa menambahkan kartu memori untuk memperluas kapasitasnya.

Berbeda dari iPhone, mayoritas perangkat berbasis Android sudah dilengkapi dengan dukungan kartu memori ini. Misalnya, apabila kapasitas media internal sebuah perangkat sebesar 64 GB dan ia mendukung kartu memori 64 GB, produk tersebut secara total memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB.

3. Bisa ganti baterai

Desain unibody iPhone memang keren. Namun, desain ini membuat komponen baterai tidak bisa dibongkar pasang. Artinya, apabila ada kerusakan atau baterai mulai "bocor", pengguna tidak bisa mengganti sendiri komponen tersebut.

Sebagian besar produk Android dilengkapi dengan kemampuan untuk menukar baterai. Ya, memang ada beberapa perangkat yang tidak bisa ditukar baterainya karena menggunakan desain unibody. Namun, desain tersebut hanya dimiliki oleh sebagian kecil perangkat.

4. Kustomisasi layar dengan widget, aplikasi, dan wallpaper animasi

iOS, sistem operasi yang digunakan di perangkat iPhone, telah memiliki pakemnya sendiri. Pengguna tidak bisa mengutak-atik layar home dengan menambahkan shortcut aplikasi di bagian tersebut. Pengguna juga tidak bisa memasukkan wallpaper bergerak alias animasi.

Sementara pengguna Android memiliki lebih banyak kebebasan untuk melakukan kustomisasi. Pengguna bisa menambahkan widget, semacam shortcut yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan fitur dari sebuah aplikasi tanpa harus membukanya, di layar home. Ia juga mendukung wallpaper dalam bentuk animasi dan layar home bisa ditambahkan dengan berbagai shortcut aplikasi.

5. Aplikasi peta digital yang lebih baik

Tidak bisa dipungkiri, aplikasi Google Maps jauh lebih baik dibandingkan Apple Maps. Google Maps dapat menampilkan data yang lebih akurat dibandingkan aplikasi peta buatan Apple ini.

Memang para pengguna iPhone bisa mengunduh aplikasi Google Maps melalui App Store. Namun, pengguna Android sudah langsung menikmati aplikasi tersebut, tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu.

6. Android menggunakan charger USB standar

iPhone 5 hadir dengan port charger yang berbeda dari generasi pendahulunya, dari 30 pin menjadi hanya 8 pin. Hal ini akan merepotkan orang yang memiliki berbagai perangkat mobile Apple. Bayangkan, bagaimana jika pengguna ini membawa iPhone generasi lama, iPad generasi 2, dan juga iPhone 5. Tentunya, ia harus membawa dua jenis charger sekaligus.

Hal tersebut berbeda dari pengguna Android. Rata-rata, jenis charger yang digunakan sama, yaitu micro USB. Pengguna hanya perlu membawa satu jenis charger untuk mengisi daya berbagai jenis ponsel.

7. Sinkronisasi data Google yang sangat mudah

Para pengguna Android cukup memasukkan akun Google mereka ke ponsel dan secara otomatis semua aplikasi Google akan melakukan sinkronisasi. Ponsel secara otomatis akan mengunduh inbox di Gmail, data bookmark secara langsung berpindah ke Chrome di ponsel, dan masih banyak lagi kemudahan lainnya.

Sementara itu, pengguna iPhone harus memasukkan data akun satu per satu ke masing-masing aplikasi Google.
 

Tips & Trick Android Untuk Pemula

Android adalah sistem operasi kecil yang hebat mobile untuk smartphone modern, tapi bisa merasa sedikit membingungkan dan kompleks untuk pendatang baru.
Pencarian Google untuk membuat semua orang merasa di rumah dengan menyediakan berlapis-lapis layar pilihan dan ratusan pengaturan tweakable dapat meninggalkan orang sedikit hilang, ditambah ada widget Anda perlu khawatir, layar Home layout dan banyak lagi tersembunyi di bawah topi hijau Google.
Jadi di sini, untuk membuat hal-hal yang sedikit lebih mudah bagi pendatang baru Android dan mereka yang mencari kekuasaan beberapa tips lebih lanjut, kami menyajikan fakta-fakta penting Android 50 dan teknik.
Tips ini sebagian besar untuk versi 2.1 Android, yang sejauh ini merupakan bentuk paling umum dari luar OS sana hari ini – tapi sebagian besar saran juga akan bekerja pada versi lama dan baru dan varietas butik yang berkulit oleh beberapa pembuat hardware.
1.      Aktifkan Strip Power AndroidFitur yang paling penting yang di Android 2.1 adalah built-in widget strip daya. Di sini, Anda dapat dengan cepat melepas semua fitur telepon baterai-menghancurkan, seperti Wi-Fi, Bluetooth dan Great Batter Killer yaitu GPS. Long-tekan di layar dan menginstalnya melalui kategori widget.
Android power stripAndroid daya strip 2. Android panggilan skrining
Jika Anda panggilan paranoid-screener, Android yang ada untuk Anda. Buka Kontak dari daftar orang yang Anda saat ini menghindari, lalu pilih Menu> Pilihan. Dari sini Anda dapat melakukan ping semua panggilan masuk dari orang ini langsung ke pesan suara. Berikan sikat off dengan Android.
3. Mengatur nada dering pemanggil Facebook kustom

Atau, jika Anda seperti berbicara dengan orang, layar yang sama memungkinkan Anda mengalokasikan nada dering kustom spesifik untuk setiap pemanggil tersimpan dalam direktori Kontak Anda.
30 best free Android apps
4. Tambahkan jam alarm Anda untuk pembunuh tugas Anda

Sebuah kesalahan klasik, ini. Kami selalu diberitahu tentang pentingnya (diperdebatkan) menggunakan task manager untuk memaksimalkan umur baterai Android, dan jika Anda ingin turun bahwa rute Anda diterima. Namun, ketika membunuh semua tugas Anda untuk menghemat baterai, ingat bahwa jam alarm Anda adalah tugas sendiri – membunuh itu dan Anda akan bangun dalam keadaan panik di 10:15 besok pagi.5. Mengatur hal-hal ke dalam folder Sementara Steve Jobs mungkin telah baru-baru ini dibuat cukup masalah besar tentang membiarkan pengguna IOS mengatur segala sesuatu ke dalam folder, Android sudah melakukan itu untuk usia. Fancy Home cepat layar pintas ke kontak bintang favorit Anda? Long-tekan layar Asal dan membuatnya begitu.
6. Ubah nama folder Android
Dan, begitu Anda selesai melakukannya, untuk menyesuaikan hal-hal untuk kesempurnaan itu mungkin untuk mengganti nama folder. Cukup buka folder, kemudian lama-tekan pada nama di bar bagian atas untuk membuka lapangan penggantian nama Top Secret.
1
7.Periksa tanggalMungkin salah satu fitur yang tidak berdokumen terkecil adalah fasilitas tanggal-memeriksa. Tekan Pemberitahuan bar di bagian kiri atas layar. Ini memberitahu anda apa tanggal tersebut. Ayo, cobalah. Ini akan. 8. MountSD card
Juga diakses melalui bidang Pemberitahuan adalah “Mount”pilihan. Banyak yang pendatang baru Android telah gagal di rintangan ini, karena mounting SD card ponsel Anda merupakan langkah aneh yang perlu diambil sebelum itu akan muncul sebagai drive eksternal untuk menyalin data. Pasang, mount, lalu copy.
9. Atur cara pintas keyboard Anda memulai
Salah satu alasan banyak orang masih cinta keyboard QWERTY mereka adalah dimasukkannya Google sistem pintasan keyboard handal tua di Android. Ponsel ini memiliki koleksi disesuaikan sepenuhnya cara pintas peluncur aplikasi, yang ditemukan di bawah Aplikasi Pengaturan>> Quick Launch.
1
10. Download wallpaper hidup lebih AndroidSatu hal yang membuat Android 2.1 sedikit lebih desir dan menarik daripada versi sebelumnya agak membosankan adalah dukungan untuk Wallpaper Live – format gambar animasi yang membawa Anda Home screen untuk hidup. Ada baterai diabaikan hit untuk melakukannya, tapi sebagai imbalannya Anda mendapatkan telepon yang terlihat keren. Yang adalah apa yang hidup semua tentang, bukan? Cari Pasar Android untuk Live Wallpaper – ada banyak. 11. Mudah zoom
Sebuah fitur kecil mungil, ini, tapi satu yang super berguna jika Anda menggunakan kelima dari layar Anda Home – atau antarmuka pengguna kustom yang menawarkan bahkan lebih. Tapping titik-titik di samping dermaga di bagian bawah layar menampilkan daftar mini thumbnail dari semua layar Home, memungkinkan Anda untuk mendapatkan dari Layar 1 sampai Screen 5 tanpa mengenakan alur ke permukaan layar Anda.
12. Tambahkan pintasan Navigasi ke Android
Android 2.1 memungkinkan pengguna untuk mengatur pemotongan lokal pendek ke aplikasi satnav Navigasi Maps. Selama Anda memiliki salah satu dari update terbaru Google Maps, Anda dapat memilih salah satu rute Anda Navigasi dan pasangkan langsung ke cara pintas pada layar Home – menciptakan sebuah peluncur satu-tekan untuk perjalanan favorit Anda.
13. Double set Anda-tap tingkat zoom
Pada ponsel yang tidak mendukung zoom multi-sentuh, Anda bisa lebih mengontrol zoom browsing web Anda melalui halaman pengaturan browser. Mengubah tampilan Anda ke “Tutup” jika Anda ingin halaman untuk terbang tepat ke extreme close up ketika Anda tekan dua kali layar, atau meninggalkan ke “Jauh” jika anda senang memiliki teks hanya tanam dalam sedikit lebih dekat saat Anda tekan dua kali.
1
14. Ubah ukuran font browser AndroidDari menu yang sama Anda juga bisa memilih ukuran font browser Anda. Pengaturan pribadi Anda yang ideal akan bervariasi tergantung pada ukuran layar, resolusi dan penglihatan mata, tapi beberapa menit mendapatkan itu mengatur agar halaman dapat dibaca langsung akan menghemat banyak jam kumulatif mengubah ukuran tahun-tahun mendatang. 15. Cari laman web
Menu>> Lebih Temukan pada Halaman memungkinkan Anda mencari istilah teks tertentu pada halaman web, jika Anda tidak dapat diganggu membaca hal yang baik sebagai penulis yang dimaksudkan.
16. Berlatih suara robot
Android 2.1 fitur suara-masukan untuk setiap kolom teks. Yang bagus, meskipun penundaan untuk “pengolahan” – dan hasil lapangan seringkali agak kiri – berarti itu biasanya lebih cepat untuk hanya menggigit hal-hal peluru dan jenis. Ingatlah untuk mengatakan “koma” untuk menceritakannya untuk menyisipkan koma. Full stop.
17. Menambahkan kata ke kamus Android

Ini adalah suatu fitur yang berguna itu harus menjerit tentang melalui stiker di telepon saat Anda mengambil keluar dari kotak. Jika Anda telah bekerja melalui hidup dengan nama yang sulit-untuk-mantra, tipe sekali ke bidang teks Anda Android telepon – maka lama-tekan di atasnya di bidang kata yang disarankan. Ini menambahkannya ke dalam kamus, sehingga Anda tidak akan pernah harus mengetikkan lebih dari beberapa karakter pertama dari nama bodoh Anda lagi.
1
18. Signup untukaccountPicasaOnlinetoolGooglegambar-berbagi mungkin gagaluntukmenangkapimajinasipublikdalamcara yangsamasepertiFlickr, tapiadasatualasan yangbaikuntukmendaftarkansatudiri-Android2.1′s galeri3Ddapatauto-sync fotoAndadenganakunPicasaAnda. Berbagifotobekerjadua arah, sehinggaAndaharusmenonaktifkansinkronisasijikaAndatidakingingaleriseluruh webAndamunculditeleponAnda. 19. Web downloadgambar
Jika Anda pernahmelihatsalah satufoto-fotolucudiinternet, lama-menekan inimemungkinkanAndadownloadketeleponAnda-danituakanpopupdiGaleriAndauntuk berbagimudah.
20. MengelolaAndalogpanggilanAndroid
Ini sangatmudahuntukmenghapussetiap itemdarilogAndroidpanggilanyang dilakukan dan diterima-cukuppanjangpers padaitemdanmenghapusnya. Lalutidurlebih mudah.
21. AndadapatHubungifoto
JikaAndamenggabungkanAndroiddenganappresmi FacebookAndroid, mungkin untuksecara otomatismenarikfotountukkontakAndamelaluiFacebook. AndajugadapatmembuatfolderagarspesifikBuku teleponpadahalamanHome, menjagainternetdanteman-temanyang tepatterpisah.
22. Browsertombolcombo
TheAndroid2.1web browsermemilikitombolmulti-fungsi pintardi sampingaddress bar. Sementarahalamansedang loadingituberubah menjadisebuah”X” untukmembatalkanloading, tetapisekalihalamanselesaimentransformasikan dirinyamenjadipenandasejarahmenambahkandan alatmanajemen. Ituselaluada untukAnda.
23. Androidriwayat webpintasJuga, lebihmempercepatbrowsingdengan menekantombolBack-ini adalahcara pintasAndauntukSejarahinternetAnda. Idealuntuknavigasiyangsesibrowsingyang kompleks-dan jugalukadi atastidak perlureload. 24. Gunakantabbrowser
AndroidBrowserstandarmenawarkantabbed browsing, hal itu tidakmelakukan pekerjaan yang sangatbaikdariiklanitu. Long-menekan URLmemungkinkanAndalinkwebterbuka ditabbaru-AndakemudianberalihtabdenganmenekanMenudanmemilihopsiWindows. Bukan berartisistemuser-friendly, tetapi bekerja. Hanyaingatbahwaberhentipada desktopsecara otomatismungkin akan menutupsegala sesuatuditengahsesitab-berat.
1
25. MultipleGmailaccountdiAndroidAndroid2.1menambahkan dukungan untukbeberapaaccountGmail. TambahkanidentitasinternetbaruketeleponAndadenganmembukaaplikasiGmail, kemudianmenekanMenu> Account> AddAccount. Kemudianingatsiapa kauberpura-pura.
 

7 Hal Dasar Tentang Android Yang Wajib Diketahui



7 Hal Dasar Tentang Android Yang Wajib Diketahui
1. Tidak semua ponsel Android keren
Android adalah Operating System (OS) milik Google. Dalam hal ini Google tidak menyediakan hardware berupa smartphone atau tablet. Jadi untuk menciptakan smartphone/tablet yang keren atau istilahnya high-end, tetap dibutuhkan hardware yang baik.
Sebagai contoh LG GW620. Ponsel ini rilis pada November 2009 dengan menjalankan Android 1.5 Cupcake. Yang terjadi adalah LG GW620 merupakan produk gagal. Bagaimana bisa? Jika hardware iPhone selalu sesuai dengan software karena keduanya saling terkait dan atas persetujuan dan telah dites oleh pihak Apple, maka tidak seperti itu dengan Android. Hardware yang mendukung Android, tidak selalu ‘sekelas’ dengan Android itu sendiri.
2. Tidak semua ponsel Android mahal
Jika Anda membicarakan Samsung Galaxy S II atau Motorola Atrix 4G pastinya merupakan contoh dari smartphone high-end yang didukung hardware kelas atas. Dan hal itu membuat keduanya harus dijual dengan harga tinggi. Namun tidak seperti itu jika Anda berbicara tentang Galaxy Mini atau beberapa Android lain keluaran produsen China seperti ZTE atau Huawei.
3. Beda Android, beda User Interface
Bagi Anda yang belum tahu, Android bukan cuma satu! Google telah merilis beberapa versi Android. Yang terbaru adalah versi 4.0 atau biasa disebut Ice  Cream Sandwich. Nantinya Google akan memberikan update seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Mungkin Android 4.2 atau bisa juga Android 2.4 untuk upgrade dari versi 2.3.
Tiap update yang diberikan umumnya membawa fitur baru. Seperti update Android 2.3.4 yang memberikan firur GTalk video chat.
Dan, tiap-tiap versi Android itu punya tampilan (user interface) yang berbeda. Demikian juga fitur yang dibawa. Semakin kesini semakin canggih fitur yang diberikan.

4. Tidak semua ponsel menjalankan Android versi terbaru
Android versi 1.5 atau Cupcake rilis pada 30 April 2009. Lalu muncul versi 1.6 atau Donut, kemudian versi 2.0/2.1 disebut juga Eclair lalu rilis versi 2.2 aka Froyo. Tidak berhenti di situ, Google kembali rilis versi baru Android 2.3 atau Gingerbread dan versi Android untuk tablet yang disebut Honeycomb atau versi 3.0. Yang terbaru adalah versi 4.0 atau biasa disebut Ice  Cream Sandwich.
Dan, tidak semua ponsel Android yang baru rilis menggunakan Android versi terbaru. Ponsel Android harga miring umumnya masih menjalankan Android versi di bawah 2.2 Froyo. Itu karena hardware yang dipakai untuk mendukung Android versi 2.1 atau sebelumnya masih di bawah yang dipakai untuk Android 2.3, misalnya. Dan hal itu pastinya berpengaruh fitur yang dibawa, yang kemudian mempengaruhi tinggi/rendah harga. Semakin baru versi Android, semakin mahal harganya.
5. Fragmentasi dan Aplikasi
Fragmentasi atau pembagian Platform menyebabkan sejumlah aplikasi hanya bisa dijalankan pada ponsel tertentu. Sebagai contoh, aplikasi Twitter untuk Android hanya bisa dijalankan di ponsel Android minimal versi 2.1. Hal itu berarti ponsel dengan Android 1.6 tidak bisa menjalankan aplikasi Twitter.
Kemudian tentang resolusi screen. Sejumlah aplikasi tidak bisa dijalankan di ponsel dengan resolusi lebih tinggi. Contoh, ada ponsel Android dengan screen HVGA (480 x 320 pixel) tapi ada pula Sony Ericsson XPERIA X10 Mini/Mini Pro dengan resolusi screen lebih rendah QVGA (320 x 240). Ponsel high-end seperti Nexus One yang support resolusi lebih tinggi (800 x 480). Dan, Andapun bisa menemukan yang lebih tinggi lagi, yakni pada tablet Android Honeycomb seperti Motorola Xoom dengan resolusi 1280x 800 pixels.
6. Prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan ‘smoother Android operation’
Anda bisa mencoba Sony Ericsson XPERIA X10 dengan prosesor 1GHz (Android 1.6). Kemudian beralihlah ke Milestone dengan prosesor 600MHz (Android 2.1.). Jika Anda setuju, maka Milestone terasa lebih cekatan dan cepat dalam melaksanakan perintah. Itulah kenapa prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan performa yang lebih cepat. Selainitu faktor RAM juga akan mempengaruhi kualitas tampilan grafis.
7. Tidak semua aplikasi bisa didapat gratis
Bagi Anda yang tengah berpikir untuk beralih dari ponsel standar ke smartphone Android, perlu diketahui bahwa aplikasi yang ada di Android tidak gratis. Setidaknya, tidak semua. Aplikasi bawaan seperti Twitter dan Facebook pastinya bisa didapat gratis. Tapi jika Anda sangat membutuhkan aplikasi untuk penerjemah, misalnya, maka Anda bisa membelinya di Android Market.
Android Market menyediakan berbagai aplikasi yang Anda perlukan. Tinggal pintar-pintar memilih mana yang gratisan, mana yang bagus dan terpercaya, atau mana yang dijual dengan harga rendah.
Ok, semoga tujuh hal dasar tentang Android ini bisa membantu Anda memahami Android, sebelum benar-benar beralih menggunakan smartphone Android.